Kampanye Hitam Bisa Jadi Bumerang ke Prabowo dan Jokowi

Jakarta - Maraknya black campaign yang dilakukan oleh kedua kubu pasangan capres dan cawapres dinilai sudah sangat memprihatinkan. Selain membahayakan bagi masyarakat, kampanye hitam tersebut juga bisa merugikan bagi pelakunya.

Pengamat psikologi politik dari Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk mengingatkan dampak buruk kampanye hitam sangat luas. "Sebenarnya akan merugikan pihak yang menyerang," ujar Hamdi ketika berbincang dengan detikcom, Rabu (28/5/2014).

Hamdi mengamati masyarakat kelas menengah ke atas sudah bisa membedakan mana yang benar dan salah dari isi pesan kampanye. "Mereka lebih bisa menyaring, lebih rasional, bisa membedakan fitnah atau bukan, sehingga mereka bisa menilai si pelakunya adalah orang yang tidak benar," kata Hamdi.